Lalu bagaimana proyeksi harga CPO untuk hari ini, Kamis (22/1/2026)? Apakah bisa naik lagi atau malah terkoreksi?
Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), CPO menghuni zona bullish. Terbukti dengan Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 56. RSI di atas 50 menunjukkan suatu aset sedang dalam posisi bullish.
Namun perlu diingat bahwa indikator Stochastic RSI 14 hari sudah mencapai 100. Paling tinggi, sudah sangat jenuh beli (overbought).
Untuk perdagangan hari ini, harga CPO berisiko turun. Cermati pivot point di MYR 4.084/ton.
Dari situ, harga CPO bisa saja mengetes support MYR 4.062/ton yang merupakan Moving Average (MA) 5. Support berikutnya ada di MA-10 yakni MYR 4.048/ton.
Target paling pesimistis atau support terjauh ada di MYR 3.985/ton.
Namun kalau harga CPO masih kuat menanjak, maka MYR 4.156-4.159/ton sepertinya akan menjadi resisten terdekat. Resisten lanjutan ada di kisaran MYR 4.198-4.203/ton.
(aji)






























