Logo Bloomberg Technoz

AI Bantu Warga Jepang Menikah, Jadi Solusi Atasi Krisis Kelahiran

Muhammad Fikri
28 July 2026 19:15

Ilustrasi AI Bantu 265 Pasangan Menikah, Jadi Senjata Baru Jepang Atasi Krisis Kelahiran (Diolah)
Ilustrasi AI Bantu 265 Pasangan Menikah, Jadi Senjata Baru Jepang Atasi Krisis Kelahiran (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) mulai dimanfaatkan pemerintah Jepang untuk mengatasi krisis demografi. Hasilnya, sebanyak 265 pasangan telah menikah setelah dipertemukan melalui aplikasi pencarian jodoh berbasis AI yang dikembangkan Pemerintah Metropolitan Tokyo.

Berdasarkan data pemerintah Tokyo hingga 30 Juni 2026, aplikasi Tokyo Enmusubi yang diluncurkan pada September 2024 yang dikutip dari Japantimes, Selasa (28/7/2026), terdapat  sekitar 16.000 anggota aktif dari total sekitar 36.000 pendaftar. Dari jumlah tersebut, 760 pasangan tercatat tengah menjalin hubungan serius, sementara 265 pasangan telah resmi menikah.

Peluncuran aplikasi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah Tokyo mendorong angka pernikahan dan kelahiran yang terus menurun di Jepang. Sebelum diluncurkan, survei pemerintah menunjukkan sekitar 70% warga yang berminat menikah tidak secara aktif mengikuti kegiatan pencarian pasangan.


Berbeda dengan aplikasi kencan pada umumnya, Tokyo Enmusubi hanya diperuntukkan bagi mereka yang memiliki tujuan menikah. Calon pengguna diwajibkan membuktikan status lajang secara hukum, menyerahkan dokumen pendukung, serta mengikuti wawancara secara daring sebelum diizinkan menggunakan layanan tersebut.

AI kemudian digunakan untuk menganalisis tingkat kecocokan pengguna dan merekomendasikan calon pasangan. Sistem juga menampilkan skor kompatibilitas untuk membantu pengguna memutuskan apakah akan melanjutkan proses perkenalan.