"AS diperlakukan sangat tidak adil oleh NATO," imbuhnya. "Kami memberikan begitu banyak dan mendapatkan begitu sedikit sebagai balasannya."
Pidato Trump di Davos, kunjungan pertamanya ke forum tersebut sejak kembali berkuasa, menjadi tantangan keras bagi para pemimpin sekutu yang marah atas upayanya yang tak henti-henti untuk menguasai pulau Arktik tersebut—krisis yang telah membayangi seluruh forum.
Presiden AS juga memuji kebijakannya sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi Amerika dan mengatakan kebijakannya memberikan contoh bagi Eropa untuk diikuti.
"Kemarin menandai peringatan satu tahun pelantikan saya, dan hari ini, setelah 12 bulan kembali ke Gedung Putih, ekonomi kami sedang berkembang pesat. Pertumbuhan meledak, produktivitas meningkat, investasi melonjak, pendapatan melambung. Inflasi telah dikalahkan."
Pidatonya memberikan peringatan keras pada Eropa, menunjukkan bahwa pemerintah liberal di benua itu tertinggal dari AS dan para pemimpin perlu meniru model AS untuk memenuhi kebutuhan warga negara mereka.
"AS adalah mesin ekonomi di planet ini, dan ketika Amerika berkembang pesat, seluruh dunia berkembang pesat, begitulah sejarahnya. Ketika situasinya buruk, semuanya akan buruk," ujar Trump.
"Saya mencintai Eropa, dan saya ingin melihat Eropa berkembang, tetapi arahnya tidak benar."
Pidato presiden ini menjanjikan untuk mengungkap detail upaya besar dalam mengatasi masalah keterjangkauan di dalam negeri—audiens di Davos menjadi panggung bagi Trump untuk memoles kredibilitas populisnya, dengan kebijakan yang mengancam menargetkan pemangku kepentingan berpengaruh, termasuk bank-bank Wall Street, perusahaan investasi, pengembang perumahan, dan perusahaan asuransi kesehatan.
Namun, pembukaan pidatonya ditujukan pada audiens di Davos karena ia menggambarkan Eropa sebagai wilayah yang tak dapat dikenali akibat imigrasi massal dan fokus pada energi hijau, yang telah lama ia cemooh sebagai "penipuan," sambil mendorong pendekatannya terhadap ekonomi dan keamanan kolektif.
"Itulah mengapa isu-isu seperti energi, perdagangan, imigrasi, dan pertumbuhan ekonomi harus menjadi perhatian utama bagi siapa pun yang ingin melihat Barat yang kuat dan bersatu," tukas Trump.
(bbn)



























