
Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tajam pada perdagangan Sesi I dengan koreksi lebih dari 1%. Pelemahan IHSG yang sangat signifikan ini menjadi yang paling anjlok di Asia.
Pada Rabu (21/1/2026), IHSG Sesi I ditutup di posisi 9.021,48. Jatuh 1,24% dibanding dengan perdagangan sebelumnya.
Sedangkan indeks LQ45 juga drop 1,17% ke 873,99.
Posisi tertinggi IHSG hari ini sempat 9.105,23 sebelum ujungnya amblas terendah mencapai 8.999,89. Volume perdagangan melibatkan 38,72 miliar saham dengan nilai perdagangan Rp20,9 triliun. Frekuensi yang terjadi mencapai 2,56 juta kali transaksi jual–beli.
Sebanyak 575 saham mengalami penurunan, dan hanya ada 143 saham yang menguat. Sedangkan ada 83 saham tidak bergerak.




























