Lagarde menjelaskan bahwa kebijakan di Eropa belakangan ini telah menjadi "sangat mudah diprediksi," dengan tingkat inflasi dan suku bunga acuan yang keduanya berada di angka 2%.
Hingga saat ini, suku bunga tetap ditahan sejak bulan Juni, dan baik investor maupun ekonom tidak mengharapkan adanya langkah lebih lanjut dalam waktu dekat. Gubernur Bank Sentral Prancis Francois Villeroy de Galhau menyampaikan kepada Bloomberg TV bahwa setiap kebijakan tarif baru harus dievaluasi terlebih dahulu, meski ia memperkirakan pengaruhnya terhadap harga-harga akan tetap "terkendali."
Lagarde menekankan bahwa hubungan dagang antara AS dan Eropa sangatlah mendalam dan tidak mudah dipisahkan begitu saja.
“Membahayakan hal tersebut, atau mempertanyakannya, tidak akan mendukung kebijakan bisnis yang baik,” tegasnya. “Dunia usaha di Amerika harus memikirkan hal ini, sebagaimana dunia usaha di Eropa juga tengah memikirkannya.”
(bbn)































