Logo Bloomberg Technoz

Emiten Ramai Hapus Saham Hasil Buyback, Begini Dampaknya

Recha Tiara Dermawan
18 January 2026 16:00

Layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (15/1/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (15/1/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sejumlah emiten tercatat melakukan pengurangan modal melalui mekanisme pengalihan kembali saham hasil pembelian kembali (buyback) dalam waktu berdekatan.

Aksi korporasi tersebut dilakukan antara lain oleh PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), dan PT Alamtri Resources Indonesia (ADRO).

Head of Research KISI Sekuritas, Muhammad Wafi, menjelaskan bahwa pengurangan modal melalui pengalihan saham hasil buyback berdampak langsung terhadap struktur permodalan perusahaan.


Menurutnya, langkah tersebut memang dapat menurunkan nilai ekuitas, namun di saat yang sama jumlah saham beredar juga berkurang secara permanen.

“Ekuitas bisa turun tapi jumlah saham beredar turun permanen. Otomatis EPS dan ROE bisa naik,” ujar Wafi kepada Bloomberg Technoz, Kamis (15/1/2026).