Inisiatif tersebut menjadi bagian dari strategi BRI untuk memperluas inklusi keuangan, khususnya pada produk investasi jangka panjang seperti dana pensiun. Dengan memanfaatkan ekosistem digital BRImo, BRI berupaya menjangkau segmen masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya perencanaan keuangan masa depan.
Seiring meningkatnya literasi keuangan dan penetrasi teknologi digital, kesadaran masyarakat untuk mempersiapkan dana pensiun terus tumbuh. BRI melihat peluang ini sebagai momentum untuk menghadirkan layanan yang tidak hanya praktis, tetapi juga edukatif dan berkelanjutan bagi nasabah.
Melalui super apps BRImo, nasabah kini dapat mengelola dana pensiun secara fleksibel, kapan saja dan di mana saja. Kehadiran layanan DPLK BRI di BRImo diharapkan mampu mengubah cara pandang masyarakat terhadap dana pensiun, dari yang sebelumnya dianggap rumit menjadi lebih sederhana dan mudah diakses.
Komitmen BRI dalam memberikan kenyamanan diwujudkan melalui konsep one stop solution yang terintegrasi pada fitur BRIFINE di BRImo. Fitur ini memungkinkan nasabah melakukan pembukaan akun DPLK baru secara digital tanpa perlu datang ke kantor cabang.
Selain pembukaan akun, nasabah juga dapat melakukan pembayaran iuran dan top up saldo dengan mudah melalui aplikasi. Seluruh proses tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman pengguna yang efisien dan ramah, sejalan dengan karakteristik generasi digital saat ini.
BRI juga menghadirkan kemudahan dalam pemantauan investasi dana pensiun. Melalui BRImo, nasabah dapat memantau perkembangan saldo, kinerja investasi, serta historical return secara real time, sehingga transparansi dan kontrol terhadap dana pensiun dapat terjaga dengan baik.
Tidak hanya bagi peserta aktif, BRI turut memberikan kemudahan bagi peserta yang telah memasuki masa pensiun. Baik pensiun normal maupun pensiun dipercepat, pengajuan klaim manfaat pensiun kini dapat dilakukan sepenuhnya melalui super apps BRImo.
Proses klaim dirancang agar lebih efisien dan tanpa keharusan datang ke kantor cabang. Untuk meningkatkan kenyamanan, BRI menyediakan menu Status Klaim yang memungkinkan peserta memantau setiap tahapan pencairan dana pensiun dengan estimasi waktu maksimal tiga hari kerja.
Transformasi Digital sebagai Strategi Jangka Panjang
Direktur Treasury and International Banking BRI, Farida Thamrin, menegaskan bahwa perluasan fitur DPLK melalui super apps BRImo merupakan langkah strategis perseroan dalam memperdalam peran transformasi digital sebagai penggerak kesejahteraan ekonomi masyarakat.
“Transformasi digital bagi BRI bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan strategi penciptaan nilai ekonomi yang berkelanjutan dan berdampak sosial luas. Melalui fitur DPLK BRI di super apps BRImo, masyarakat tidak hanya dimudahkan dalam menyiapkan dana pensiun, tetapi juga didorong untuk membangun kesadaran finansial jangka panjang. Inisiatif ini merupakan wujud konsistensi BRI untuk memperluas kesejahteraan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan,” ujar Farida Thamrin.
Pernyataan tersebut mencerminkan arah strategis BRI yang menempatkan digitalisasi sebagai fondasi utama pengembangan bisnis. Bagi BRI, teknologi bukan hanya alat efisiensi, tetapi juga sarana untuk menciptakan dampak sosial yang lebih luas.
Pada kesempatan terpisah, Ketua Pengurus DPLK BRI, Arie Sus Miyanti, menjelaskan bahwa layanan end to end DPLK BRI di BRImo memberikan kemudahan menyeluruh bagi nasabah. Seluruh tahapan pengelolaan dana pensiun kini terintegrasi dalam satu aplikasi.
“Semua ada dalam satu aplikasi, praktis, transparan, dan sesuai kebutuhan generasi digital saat ini,” kata Arie Sus Miyanti.
Dengan pendekatan tersebut, BRI berharap dapat mendorong lebih banyak masyarakat untuk mulai merencanakan dana pensiun sejak dini. Akses yang mudah dan transparan diyakini menjadi kunci untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program dana pensiun.
Kinerja DPLK BRI juga menunjukkan pertumbuhan yang konsisten dan kompetitif. Dalam empat tahun terakhir, DPLK BRI mencatat pertumbuhan absolut tertinggi dengan Compound Annual Growth Rate (CAGR) sebesar 15,10 persen, melampaui rata rata industri yang berada di kisaran 10,16 persen.
Dari sisi pengelolaan dana, Asset Under Management (AUM) DPLK BRI pada Desember 2025 tercatat mencapai Rp30,63 triliun. Nilai tersebut tumbuh Rp3,72 triliun dibandingkan posisi Desember 2024, mencerminkan kepercayaan nasabah yang terus meningkat.
Capaian tersebut menjadi indikator bahwa strategi digitalisasi dan penguatan layanan DPLK yang dijalankan BRI berada pada jalur yang tepat. Integrasi layanan dana pensiun ke dalam super apps BRImo dinilai mampu memperluas basis nasabah sekaligus meningkatkan loyalitas pengguna.
Ke depan, BRI berkomitmen untuk terus mengembangkan fitur dan layanan digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan mengedepankan inovasi, inklusi, dan keberlanjutan, BRI menargetkan peran yang semakin signifikan dalam mendukung kesejahteraan finansial jangka panjang masyarakat Indonesia.