“Jawaban mereka nanti di Februari, mereka akan cek semua. Kan mereka lagi nunggu semua pendapat dari konstituennya,” ujarnya.
Sebagai catatan, self-regulatory organization pasar modal Indonesia sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan pimpinan MSCI di New York, Amerika Serikat. Pertemuan tersebut membahas rencana penyesuaian metodologi penghitungan free float saham emiten Indonesia.
Dalam forum tersebut, SRO menyampaikan dua poin utama. Pertama, harapan agar metodologi penghitungan free float yang baru dapat diterapkan secara universal dan tidak bersifat diskriminatif terhadap pasar tertentu. Kedua, perlunya ruang diskusi lebih lanjut terkait kekhawatiran MSCI atas kualitas dan struktur data free float saham Indonesia.
Pada akhir Oktober 2025, MSCI juga telah meminta masukan dari pelaku pasar mengenai rencana penggunaan data publikasi pemegang saham dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai referensi tambahan dalam penghitungan free float saham emiten Indonesia.
Selama ini, emiten di Indonesia hanya diwajibkan melaporkan daftar pemegang saham dengan kepemilikan di atas 5% kepada BEI. Adapun data KSEI menyajikan kepemilikan saham berdasarkan kategori pemegang saham, sehingga memberikan gambaran yang lebih rinci, termasuk kepemilikan di bawah 5%.
Selain itu, MSCI mengusulkan agar estimasi free float ditentukan berdasarkan nilai terendah dari tiga pendekatan. Pendekatan pertama mengacu pada keterbukaan informasi dan laporan emiten sesuai metodologi MSCI. Pendekatan kedua menggunakan data KSEI dengan mengelompokkan saham script, kepemilikan korporasi, serta kategori lain-lain sebagai non-free float. Adapun pendekatan ketiga menggunakan data KSEI tanpa memasukkan kategori lain-lain sebagai non-free float.
Hingga kini, wacana tersebut belum diterapkan. MSCI masih membuka periode konsultasi dan pengumpulan masukan dari pelaku pasar hingga 31 Desember 2025. Hasil konsultasi dijadwalkan akan diumumkan sebelum 30 Januari 2026. Jika proposal tersebut disetujui, implementasinya akan dilakukan pada penyesuaian indeks MSCI Mei 2026.
(dhf)



























