Logo Bloomberg Technoz

Polisi telah memblokir area tersebut dan sedang menyelidiki penyebabnya. 

Ada laporan media tentang ledakan di lokasi kejadian, tetapi pihak berwenang setempat menyatakan bahwa ledakan tersebut disebabkan oleh kebakaran, bukan sebaliknya.

Jaksa Agung Valais, Beatrice Pilloud mengungkap penyelidik telah menyita beberapa telepon dan sedang mewawancari saksi mata. Salah satu bagian dari penyelidikan adalah untuk melihat apakah lokasi tersebut memiliki prosedur keselamatan dan pintu keluar darurat yang benar.

Presiden Swiss Guy Parmelin mengatakan dia "yakin" bahwa penyelidikan akan dilakukan dengan "cara profesional."

Para korban luka dibawa ke rumah sakit setempat, serta fasilitas di Lausanne, Jenewa, dan Zurich. Beberapa mungkin akan dipindahkan ke negara-negara tetangga mengingat tekanan pada layanan kesehatan di Swiss akibat skala tragedi ini.

Menteri Luar Negeri Italia, Antonio Tajani mengatakan kepada stasiun televisi RaiNews24 bahwa 12-15 warga Italia dirawat di rumah sakit akibat kebakaran tersebut. Sebanyak 16 orang lainnya masih hilang. Parmelin mengaku telah menghubungi sejumlah pemimpin negara asing, termasuk Prancis dan Italia.

Presiden Swiss tersebut juga mengatakan bahwa peristiwa ini adalah "salah satu tragedi terburuk yang pernah dialami negara kami."

Polisi telah menyediakan saluran bantuan bagi keluarga korban yang mencari informasi: (+41) 848 112 117.

Crans-Montana adalah kawasan ski dan pendakian yang terkenal dan menjadi tuan rumah balapan ski Piala Dunia. Dalam pernyataan resmi, otoritas pariwisata kawasan tersebut menyatakan hari itu merupakan hari "kesedihan yang mendalam," dan mengucapkan terima kasih kepada petugas darurat dan pihak lain yang membantu para korban.

(bbn)

No more pages