Armand juga mengungkapkan bahwa pencapaian jumlah investor pasar modal yang menembus 20 juta lebih cepat dari proyeksi awal. Target tersebut sebelumnya diperkirakan baru tercapai pada 2027.
Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi menyampaikan bahwa jumlah investor pasar modal Indonesia telah mencapai 20,2 juta Single Investor Identification (SID).
Ia menjelaskan, sepanjang 2025 terjadi penambahan sebanyak 5,34 juta SID baru. Berdasarkan data OJK, mayoritas investor tersebut berasal dari kelompok usia muda.
“Per 23 Desember 2025 jumlah SID mencatatkan capaian yang luar biasa yaitu bertambah sebesar 5,34 juta investor baru di tahun ini saja sehingga jumlah totalnya mencapai 20,2 juta SID,” kata Inarno dalam Konferensi Pers Penutupan Perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2025, Selasa (30/12/2025).
Menurut Inarno, sekitar 79% investor pasar modal Indonesia berasal dari kelompok usia di bawah 40 tahun, mencerminkan meningkatnya partisipasi generasi muda dalam aktivitas pasar modal nasional.
(dhf)





























