Iwan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pekerja dan mitra kerja Kilang Dumai atas dedikasi serta kepatuhan mereka dalam menerapkan prinsip keselamatan, termasuk kontribusi melalui berbagai inovasi aplikatif yang meningkatkan tingkat keselamatan kerja. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama, memperkuat inovasi operasional, dan memastikan kilang beroperasi secara aman, andal, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Section Head Health Kilang Dumai, dr. Hengki Ferdianto, MKK, menyampaikan rasa syukur atas diraihnya penghargaan Patra Prakarsa. Ia menjelaskan bahwa inovasi DCU online yang terintegrasi dengan lock–unlock system bekerja melalui koneksi langsung dengan badge setiap pekerja dan mitra kerja, sehingga hanya individu yang dinyatakan sehat yang dapat memasuki area kerja.
“Inovasi ini dinilai meningkatkan efektivitas pengendalian risiko kesehatan, memperkuat langkah preventif, serta memastikan keselamatan kerja sebelum aktivitas operasional berlangsung,” terang dr. Hengki.
Inovasi alat pencucian selang pemadam yang dikembangkan tim PC Marksman 2.0 turut meningkatkan efisiensi proses perawatan peralatan darurat. Alat tersebut tidak hanya berfungsi untuk mencuci, tetapi juga menggulung selang secara otomatis, sehingga alur kerja menjadi lebih cepat dan praktis.
Melalui inovasi ini, waktu pencucian dan penggulungan berhasil dipangkas dari 10 menit menjadi 2 menit, sementara kebutuhan personel berkurang dari tiga orang menjadi satu orang. Selain meningkatkan produktivitas, teknologi ini juga menghilangkan risiko gangguan kesehatan akibat posisi kerja yang tidak ergonomis dalam proses manual.
Souli Arismunandar menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas penghargaan yang diraih, seraya menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kepercayaan Kementerian ESDM serta dukungan manajemen dan kekompakan tim PC Marksman 2.0.
“Alhamdulillah, puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas rahmat, kesehatan, dan kesempatan Kilang Dumai melalui PC Marksman 2.0 diberikan kepercayaan oleh Kementerian ESDM. Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena dapat membawa nama baik perusahaan. Tanpa arahan, kepercayaan dan dukungan manajemen Kilang Dumai serta kolaborasi tim yang solid, pencapaian ini tentu tidak mungkin terwujud,” kata Souli.
Manager HSSE Kilang Dumai, Syahrial Okzani, menyampaikan bahwa kedua penghargaan tersebut menunjukkan komitmen seluruh jajaran Kilang Dumai dalam menjadikan HSSE sebagai prioritas. Ia menambahkan bahwa upaya peningkatan keselamatan dan kesiapsiagaan dilakukan secara konsisten, baik melalui kebijakan manajemen maupun inisiatif para pekerja di lapangan.
“Dua inovasi ini membuktikan bahwa peningkatan keselamatan, kesehatan kerja, dan kesiapsiagaan terus ditingkatkan secara konsisten, tidak hanya melalui kebijakan manajemen, tetapi juga melalui inisiatif dan kesadaran kolektif di lapangan,” imbuh Syahrial.
Secara terpisah, Area Manager Communication, Relations, & CSR Kilang Dumai, Agustiawan, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh pekerja Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning untuk terus mempertahankan kinerja terbaik serta menjalankan operasi sesuai standar keselamatan tertinggi, baik nasional maupun internasional.
“Penghargaan ini menegaskan bahwa keselamatan adalah nilai utama yang tidak dapat ditawar. Kami terus memperkuat komitmen pada aspek K3, memastikan seluruh proses operasional dijalankan sesuai prinsip Plan–Do–Check–Action (PDCA) dan standar yang berlaku. Dengan disiplin dan konsistensi, kami ingin memastikan bahwa setiap langkah operasional kilang berlangsung aman, andal, dan memberi manfaat bagi perusahaan serta masyarakat,” tandas Agustiawan.
(tim)




























