Logo Bloomberg Technoz

BEI Tanggapi Opsi Waskita Karya (WSKT) Go Private

Artha Adventy
19 November 2025 11:50

Jembatan kelok 9 proyek yang dikerjakan Waskita Karya. (Dok waskita.co.id)
Jembatan kelok 9 proyek yang dikerjakan Waskita Karya. (Dok waskita.co.id)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) merespons munculnya opsi go private bagi PT Waskita Karya Tbk (WSKT) dalam pembahasan konsolidasi BUMN karya. BEI menegaskan bahwa delisting bukanlah arah yang diharapkan regulator dan menilai status sebagai perusahaan tercatat seharusnya tetap dipertahankan.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, menjelaskan bahwa proses go private atau delisting merupakan tahap paling akhir yang ditempuh sebuah perusahaan di pasar modal. Karena itu, regulator lebih mendorong emiten untuk menjaga keberlangsungan statusnya sebagai perusahaan publik.

Go private, delisting, itu adalah journey terakhir menjadi perusahaan tercatat. Kalau kami di regulator, lebih kepada bagaimana perusahaan itu bisa memaintain listing status-nya. Jadi bukan harapan kami untuk delisting,” ujar Nyoman.


Ia menegaskan bahwa menjadi perusahaan tercatat membutuhkan proses dan komitmen, sehingga seharusnya emiten memikirkan strategi jangka panjang untuk memperbaiki kondisi fundamental dan tata kelola.

“Kami minta kepada mereka untuk berpikir hal yang lebih strategis ke depan. Orang susah menjadi perusahaan tercatat. Tinggal apa yang dilakukan,” lanjutnya.