Bursa Saham Asia Diproyeksi Turun Jelang Rilis Data Ekonomi AS
News
18 November 2025 06:15

Richard Henderson - Bloomberg News
Bloomberg, Bursa saham Asia diperkirakan melemah pada Selasa (18/11) seiring investor menghindari aset berisiko. Hal ini mencerminkan sikap hati-hati menjelang rilis laporan keuangan Nvidia Corp dan data tenaga kerja AS akhir pekan ini.
Kontrak berjangka indeks saham untuk Jepang, Australia, dan Hong Kong mengarah ke penurunan pada awal perdagangan, setelah S&P 500 merosot 0,9% dan Nasdaq 100 melemah 0.8%. Indeks saham perusahaan China yang terdaftar di AS turun 1,2%, sementara indeks saham global jatuh ke level terendah satu bulan dan Bitcoin diperdagangkan mendekati posisi terlemah sejak April.
Indeks dolar AS menguat 0,3% pada Senin, sedangkan imbal hasil Treasury bergerak naik tipis.
Pergerakan tersebut mencerminkan meningkatnya ketidakpastian terkait suku bunga dan laporan keuangan sektor teknologi. Laporan Nvidia pada Rabu (19/11) diperkirakan menjadi sorotan utama di tengah kegelisahan investor terhadap valuasi AI yang melambung, meski produsen chip tersebut diprediksi kembali mencetak kinerja kuat. Selain itu, laporan ketenagakerjaan AS untuk September—yang tertunda akibat penutupan pemerintahan—akan dirilis pada Kamis (20/11).






























