Ramalan Batu Bara, Nikel, Tembaga Saat RI Mau Tekan Produksi 2026
Mis Fransiska Dewi
15 November 2025 08:00

Bloomberg Technoz, Jakarta – Analis komoditas berpandangan harga komoditas tambang seperti nikel, tembaga, hingga batu bara akan stabil pada 2026 lantaran Indonesia berpotensi memangkas volume produksi yang disepakati dalam rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) 2026.
Analis Panin Sekuritas Andhika Audrey menilai RKAB 2026 berpotensi menurunkan volume produksi mineral dan batu bara (minerba) karena adanya oversupply di pasar global yang signifikan, sekaligus untuk menjaga keseimbangan suplai dan permintaan domestik.
“Agar utilisasi smelter dan pendapatan penambang tetap stabil,” kata Andhika saat dihubungi, Sabtu (15/11/2025).
Bagi komoditas nikel, kata dia, produksi akan lebih terkendali dan harga nikel tahun depan berpeluang stabil di level yang lebih tinggi. Namun, smelter yang bergantung pada suplai dari penambang-penambang kecil akan terdampak dari keterbatasan pasokan bijih.
Sementara itu, untuk harga batu bara bakal stabil karena pemerintah tidak ingin kinerja si batu hitam tersebut jatuh lebih dalam di pasar domestik serta ekspor batu bara.































