Logo Bloomberg Technoz

Terungkap Penyebab BSU Rp600.000 November 2025 Belum Cair

Referensi
13 November 2025 18:18

Ilustrasi Bantuan Subsidi Upah (BSU). (Diolah berbagai sumber)
Ilustrasi Bantuan Subsidi Upah (BSU). (Diolah berbagai sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bantuan Subsidi Upah (BSU) senilai Rp600.000 menjadi topik hangat di kalangan pekerja Indonesia pada November 2025. Banyak karyawan berharap dana bantuan tersebut kembali dicairkan seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun, hingga pertengahan bulan, tak sedikit yang bertanya-tanya mengapa BSU belum juga masuk ke rekening mereka. Untuk menjawab kebingungan publik, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akhirnya memberikan penjelasan resmi mengenai status pencairan BSU tahun ini.

BSU Rp600.000 Tidak Kunjung Cair: Apa yang Terjadi?

Ilustrasi BSU Himbara (Diolah)

Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) merupakan inisiatif pemerintah untuk membantu pekerja dengan penghasilan di bawah Rp3,5 juta per bulan. Bantuan ini sebelumnya telah disalurkan sebagai bentuk perlindungan sosial bagi karyawan yang terdampak kondisi ekonomi nasional.

Namun, pada November 2025, banyak pekerja yang kecewa karena tidak menerima pencairan lanjutan. Kabar tentang BSU kembali cair sempat beredar luas di media sosial, memunculkan harapan bahwa pemerintah akan kembali menyalurkan dana bantuan tersebut. Sayangnya, harapan itu belum menjadi kenyataan.

Penjelasan Kemnaker: Tidak Ada BSU Tahap Kedua di 2025


Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa pemerintah tidak memiliki rencana untuk menyalurkan BSU tahap kedua pada tahun 2025. Ia mengklarifikasi isu yang beredar di masyarakat mengenai pencairan BSU pada Oktober atau November 2025.

“Saya tegaskan kembali, hingga saat ini tidak ada program BSU tahap kedua,” ujar Yassierli dalam konferensi pers di Kantor Kemnaker, Jakarta Selatan, Selasa (28/10/2025).