Logo Bloomberg Technoz

Profil Rahmah El Yunusiah: Pahlawan Wanita dari Sumatra Barat

Azura Yumna Ramadani Purnama
11 November 2025 15:43

HJ Rahmah El Yunusiyah (Dok. Ist)
HJ Rahmah El Yunusiyah (Dok. Ist)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memberikan gelar pahlawan nasional kepada dua tokoh wanita yaitu Marsinah dan Rahmah El Yunusiyah pada 10 November lalu. Keputusan ini membuat jumlah pahlawan nasional wanita bertambah menjadi 18 orang dari total 237 pahlawan nasional.

Rahmah adalah tokoh pendidikan islam dan pejuang kemerdekaan asal Sumatra Barat. Mengutip situs resmi Pemerintah Provinsi Sumatra Barat, Syekhah Hajjah Rangkayo Rahmah El Yunusiyah lahir 25 Oktober 1900 dan wafat pada 26 Februari 1969. Dia merupakan pendiri Diniyah Putri, sekolah agama Islam perempuan pertama di Indonesia.

Dia juga memelopori pembentukan unit perbekalan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) di Padang Panjang serta menjamin seluruh perbekalan dan membantu pengadaan alat senjata mereka. Selain itu, dia juga sempat memimpin Haha No Kai di Padang Panjang untuk membantu militer bentukan Jepang, Giyugun. 


Dia memelopori berdirinya Tentara Keamanan Rakyat (TKR) di Padang Panjang dan mengerahkan muridnya melawan penjajah sesuai kemampuannya masing-masing. Namun, pada 7 Januari 1949, dia ditangkap oleh Belanda dan ditahan.

Lebih lanjut, Rahmah juga sempat terpilih menjadi anggota parlemen mewakili Masyumi pada 1955. Rahmah sempat ikut bergerilya bersama tokoh Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) pada 1958, ketika PRRI merasa tak sejalan dengan Presiden Sukarno.