Logo Bloomberg Technoz

Persaingan Sengit Teknologi AI Amerika Vs China, Siapa Menang?

News
10 November 2025 12:50

Ilustrasi perang teknologi Amerika vs China (Bloomberg Technoz)
Ilustrasi perang teknologi Amerika vs China (Bloomberg Technoz)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Perlombaan untuk mendominasi teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) telah menjadi pertarungan geopolitik yang menentukan status adidaya teknologi sejati di abad ke-21. Setelah tiga tahun memimpin gelombang AI, Amerika Serikat (AS) kini menghadapi tantangan serius dari satu-satunya negara yang mampu mengejar ketertinggalan dengan kecepatan mencengangkan: China.

Perusahaan-perusahaan di China seperti DeepSeek, Alibaba Group Holding Ltd., dan Moonshot, telah merilis model AI yang kemampuannya mendekati sistem terdepan dari raksasa AS seperti OpenAI Inc. dan Alphabet Inc. (Google). Kebangkitan ini didorong oleh dukungan negara yang masif dan strategi nasional yang menjadikan kepemimpinan AI sebagai prioritas utama Beijing.

Beijing lantas kebijakan khusus serta jaringan nasional pusat pemrosesan data yang terhubung.


Kebangkitan China atas teknologi telah memicu kekhawatiran di Silicon Valley dan Washington. Untuk tetap unggul, pemerintahan Trump mengeluarkan AI Action Plan pada Juli, yang menyerukan pengurangan birokrasi untuk membangun lebih banyak pusat data dan mengakses pasokan listrik yang cukup untuk mengoperasikannya.

“Amerika Serikat akan melakukan apa pun yang diperlukan untuk memimpin dunia dalam kecerdasan buatan,” kata Presiden Donald Trump dalam pidatonya.