Logo Bloomberg Technoz

Dolar Bangkit, Rupiah Dibuka Melemah Sempit

Muhammad Julian Fadli
07 November 2025 09:19

Karyawan menghitung uang dolar AS dan rupiah di Jakarta, Jumat (11/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan menghitung uang dolar AS dan rupiah di Jakarta, Jumat (11/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada perdagangan pagi ini. Kebangkitan dolar AS yang sempat lesu menjadi beban.

Pada Jumat (7/11/2025), US$ 1 ekuivalen Rp 16.705/US$ kala pembukaan perdagangan pasar spot. Mata uang Nusantara terdepresiasi 0,07% dibandingkan hari sebelumnya.

Seiring perjalanan pasar, depresiasi rupiah sedikit lebih dalam. Pada pukul 09:07 WIB, rupiah melemah 0,08%.


Tidak cuma rupiah, mayoritas mata uang utama Asia juga melemah. Won Korea Selatan jadi yang terlemah dengan depresiasi 0,33%. Disusul oleh peso Filipina (0,19%), dolar Taiwan (0,11%), dan baht Thailand (0,09%).

Mata Uang Asia vs Dolar AS (Sumber: Bloomberg)

Setelah sempat lesu, dolar AS mencoba bangkit. Pada pukul 09:06 WIB, Dollar Index (yang mengukur posisi greenback di hadapan enam mata uang utama dunia) menguat 0,06% ke 99,758.