Daftar Tanggul Roboh Imbas Hujan dan Banjir Jakarta
Redaksi
03 November 2025 05:15

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat sejumlah tanggul roboh imbas banjir dan hujan Jakarta. Sejumlah tanggul roboh imbas tingginya debit air di beberapa aliran sungai dan saluran penghubung usai hujan deras yang mengguyur dalam beberapa hari terakhir.
Berikut daftar tanggul yang roboh imbas hujan Jakarta.
Sekretaris Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta, Hendri mengatakan, pihaknya telah menurunkan tim ke seluruh titik kerusakan tanggul.
“Saat ini kami fokus mencegah limpasan air agar tidak meluas ke permukiman warga," ujar Hendri, Minggu (2/11/2025).
Cerucuk kayu dolken dan karung pasir dipasang pada titik-titik longsor sebagai langkah sementara. Ia menjelaskan, untuk Jalan Adityawarman, akan dilakukan pembangunan turap permanen guna memperkuat struktur tebing sungai.
“Perbaikan fisik permanen diperkirakan memakan waktu antara dua hingga tiga bulan, menyesuaikan kondisi cuaca dan ketinggian muka air di lapangan,” katanya.
Berikut rincian lokasi tanggul yang mengalami kerusakan:
• Tanggul Roboh:
Tanggul di Kemang Village (Lippo Mall Kemang) dari aliran Kali Krukut, sepanjang 13,5 meter.
Tanggul Baswedan di Jatipadang, Pasar Minggu dari aliran PHB Pulo, sisi Sabili sepanjang 25 meter dan sisi lahan kosong 25 meter (total 40 meter).
Tanggul di Kali Krukut segmen Plaza Bisnis Kemang, sepanjang 30 meter.
Tanggul di Jalan Kemang Utara IX, Mampang Prapatan dari aliran Kali Mampang, sepanjang enam meter.
Tanggul di Jalan Taman Kemang Bangka (sebelah Wisma Anugraha) dari aliran Kali Krukut, sepanjang tiga meter.
• Tanggul Longsor:
Tanggul Jalan Kemuning, Pejaten Timur, Pasar Minggu dari aliran Kali Ciliwung, sepanjang enam meter.
Tanggul Jalan Gunuk Raya, Pejaten Timur, Pasar Minggu dari aliran Kali Ciliwung, sepanjang 14 meter.
Tanggul Jalan Adityawarman, Selong, Kebayoran Baru dari aliran PHB Adityawarman, sepanjang 25 meter.
Kerusakan tanggul disebabkan oleh tekanan debit air tinggi di Kali Krukut, Kali Mampang, dan Saluran Penghubung Pulo. Sedangkan longsor terjadi akibat pengikisan dinding tanggul oleh curah hujan ekstrem.






























