Logo Bloomberg Technoz

Ini merupakan penurunan kedua kalinya pada tahun ini, dengan motif melemahnya pasar tenaga kerja. The Fed juga mengatakan akan menghentikan pengurangan kepemilikan surat berharganya mulai 1 Desember, menandai selesainya pengetatan kuantitatif.

Pemangkasan bunga acuan tersebut sejatinya mendorong saham–saham emiten rate sensitive, terutama saham bank, menyusul juga nantinya terhadap saham properti dan real estate, juga saham otomotif, yang dapat memicu peningkatan permintaan kredit maupun konsumsi di masyarakat. 

Potensialnya adalah Bank Rakyat Indonesia (Bank BRI/ Saham BBRI), bank besar dengan rata–rata Return on Equity (ROE) mencapai 20% selama satu dekade, bakal tetap menjadi salah satu bank paling menguntungkan di Asia Tenggara terdorong potensi pemulihan margin melalui penurunan biaya pendanaan—ditunjang ekspektasi pemangkasan bunga acuan lanjutan—serta stimulus pemerintah.

Sebagai salah satu acuan, berikut rekomendasi saham, dan juga target harga saham keempatnya berdasarkan konsensus Bloomberg, mengutip data pada Kamis 30 October 2025,

Rekomendasi dan Target Harga Saham Bank

BMRI

- Buy: 29 Analis
- Hold: 3 
- Sell: 3
Target harga 12 Bulan ke depan: Rp5.398/saham

Terbaru, Erwin Wijaya, analis Verdhana Sekuritas Indonesia memberikan rekomendasi beli saham BMRI dengan target harga Rp6.000/saham. Lebih tinggi, Yap Swie Cu, analis Yuanta Investment Consulting memberikan rekomendasi buy dengan target harga mencapai Rp7.300/saham.

BBRI

- Buy: 30 Analis
- Hold: 6
- Sell: 1
Target harga 12 Bulan ke depan: Rp4.654/saham

Terbaru, Ferry Wong, analis Citi memberikan rekomendasi buy/ beli saham BBRI dengan target harga Rp4.900/saham. Jauh lebih potensial, Jonathan Gunawan analis Trimegah Sekuritas memberikan rekomendasi buy dengan target harga mencapai Rp5.400/saham.

BBNI

- Buy: 32 Analis
- Hold: 2
- Sell: 2
Target harga 12 Bulan ke depan: Rp5.044/saham

Arief Machrus, analis Ina Sekuritas Indonesia memberikan rekomendasi buy/ beli pada saham BBNI dengan target harga mencapai Rp5.600/saham. Lebih tinggi, Nico Laurens analis Panin Sekuritas memberikan rekomendasi buy dengan target harga saham BBNI mencapai  Rp6.500/saham.

BBCA

- Buy: 34 Analis
- Hold: 2
- Sell: 0
Target harga 12 Bulan ke depan: Rp10.516/saham

Terbaru, Erwin Wijaya analis Verdhana Sekuritas memberikan rekomendasi buy pada saham BBCA dengan target harga Rp12.300/saham. Selanjutnya Muhammad NurKholis Syafruddin analis DBS Bank memberikan rekomendasi buy dengan target harga mencapai Rp12.000/saham.

(fad)

No more pages