Mayapada Healthcare Hadirkan Sport & Mental Clinic di Kuningan

Bloomberg Technoz, Jakarta - Mayapada Healthcare resmi membuka Mayapada Medical Center Kuningan (MMCK), menghadirkan konsep layanan kesehatan yang menyinergikan aspek fisik dan mental di tengah kawasan bisnis jantung ibu kota.
Direktur Mayapada Healthcare, Navin, mengatakan pembukaan fasilitas baru ini merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat urban, khususnya para profesional muda, akan layanan kesehatan yang lebih dekat, modern, dan mudah diakses.
“Kami melihat peluang besar karena tidak banyak rumah sakit yang menyediakan klinik khusus bagi anak muda dan profesional yang punya gangguan mental tapi bingung mau ke mana. Di sini, mereka bisa ngobrol dengan psikiater atau psikolog di ruang yang nyaman di luar rumah sakit,” ujar Navin.
Ia menambahkan, kesembuhan mental berpengaruh besar terhadap produktivitas seseorang. “Kalau secara mental sembuh, produktivitas mereka bisa naik berkali lipat. Banyak yang sadar punya masalah tapi ragu cari bantuan, makanya kami sediakan ruang aman di luar rumah sakit,” katanya.
Layanan Sport Klinik dan Wellness Terpadu
Dokter Daisy menjelaskan bahwa fasilitas sport clinic menjadi salah satu layanan unggulan di MMCK. “Layanan sport sudah ada di rumah sakit, tapi di sini kami kembangkan lebih advance, lebih privat dan intimate — sesuai kebutuhan pasien. Fokusnya bukan hanya mengobati penyakit, tapi menjaga keseimbangan antara kesehatan mental dan fisik,” jelasnya.
Dalam praktiknya, sport clinic di MMCK tidak hanya melayani atlet, tapi juga masyarakat umum, termasuk pekerja kantoran yang ingin menjaga kebugaran atau mencegah cedera akibat kurang gerak.
“Setiap orang, dari anak hingga lansia, butuh olahraga. Jangan tunggu cedera baru ke dokter olahraga. Harus ada assessment dulu sebelum ikut tren olahraga seperti lari atau padel agar aman,” tutur Daisy.
Dokter Elsye, spesialis kedokteran olahraga di MMCK, menambahkan bahwa kliniknya melayani pasien dari berbagai latar belakang aktivitas. “Banyak pekerja kantoran yang duduk terlalu lama mengalami masalah di sendi. Kami bantu mereka bukan hanya mengatasi cedera tapi juga meningkatkan performa kerja dan aktivitas harian,” ujarnya.
MMCK juga menerapkan sistem multidisciplinary care dengan kolaborasi lintas spesialis, mulai dari dokter penyakit dalam, ortopedi, hingga rehabilitasi medik. “Kalau ada kasus obesitas atau diabetes, kami tangani bersama dokter penyakit dalam. Kalau cedera, kolaborasi dengan ortopedi dan rehab medik,” jelas Elsye.
Target Profesional dan Komunitas Olahraga
Dengan lokasi strategis di kawasan Kuningan, MMCK menargetkan segmen profesional, atlet, dan komunitas olahraga.
“Kita pilih Kuningan karena banyak pekerja profesional dan penggemar olahraga. Lokasi ini sangat strategis untuk membantu masyarakat sekitar,” ujar Navin.
Daisy menambahkan bahwa MMCK juga akan menjalin kerja sama dengan berbagai komunitas dan organisasi olahraga. “Kami akan bekerja sama dengan KONI dan komunitas olahraga untuk mendukung kebutuhan mereka, dari individu aktif sampai atlet profesional,” katanya.
Navin juga mengungkapkan peluang kerja sama jangka panjang dengan klub olahraga, bahkan hingga ke level internasional. “Di Eropa, banyak klub bola punya rumah sakit sendiri. Kami sedang evaluasi apakah bisa kerja sama dengan klub luar negeri. Mungkin butuh waktu satu-dua tahun untuk terwujud,” ujarnya.
Terjangkau dan Fleksibel: Layanan Fisik dan Online
Mayapada Medical Center Kuningan juga menghadirkan layanan telekonsultasi dan paket korporat dengan harga yang dapat disesuaikan.
“Kami punya program yang bisa disesuaikan, termasuk kerja sama dengan perusahaan. Misalnya program wellness dari sisi olahraga, gizi, dan mental,” jelas Daisy.
“Pasien bisa datang langsung atau konsultasi online. Untuk psikolog, banyak yang lebih nyaman online, jadi kami sediakan dua opsi,” tambah Navin.
Lebih lanjut, MMCK juga mulai mengintegrasikan teknologi AI dalam sistem konsultasinya. “Kami punya sistem AI yang tetap dimonitor oleh psikolog dan psikiater kami. Jadi pasien bisa konsultasi kapan saja, bahkan 24 jam,” kata Daisy.
Selain pembukaan MMCK, Navin juga mengungkapkan rencana ekspansi besar Mayapada Healthcare dalam dua tahun ke depan. “Bulan April nanti, kami akan launching Mayapada Hospital Jakarta Timur di Garden City — rumah sakit ke-8 kami. Awal tahun depan, di Mayapada Lebak Bulus akan hadir PET-CT Scan, salah satu dari hanya lima yang ada di Indonesia,” ungkapnya.
Ekspansi juga mencakup pembangunan tower baru di Tangerang dan Surabaya, serta proyek besar di Batam yang diklaim akan menjadi rumah sakit swasta terbesar di Indonesia. “Tower 1, 2, dan 3 di Lebak Bulus nanti mencakup 180 ribu meter persegi — bisa dibilang rumah sakit terbesar di satu lokasi,” ujar Navin.
Komitmen Terhadap Kesehatan Fisik dan Mental
Menutup acara, Daisy menegaskan bahwa pembukaan Mayapada Medical Center Kuningan merupakan bentuk komitmen untuk menghadirkan layanan kesehatan yang menyeluruh dan berkesinambungan. “Hari ini kami resmi meluncurkan MMCK dengan empat layanan utama: sport clinic, mental wellness (Solas), akupunktur, dan dental. Semua layanan ini saling bersinergi untuk menjaga keseimbangan fisik dan mental pasien,” ujarnya.
Dengan kehadiran MMCK di kawasan Kuningan, Mayapada Healthcare semakin memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan kesehatan premium yang mengedepankan integrasi, inovasi, dan keseimbangan hidup sehat bagi masyarakat urban Indonesia.
































