Logo Bloomberg Technoz

Purbaya Enggan Burden Sharing dengan BI: Istana Tak Pernah Minta

Redaksi
29 October 2025 11:40

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat wawancara di Kantor Bloomberg Technoz, Jakarta, Selasa (30/9/2025). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat wawancara di Kantor Bloomberg Technoz, Jakarta, Selasa (30/9/2025). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan alasan pemerintah tidak akan lagi melanjutkan skema berbagi beban atau burden sharing bunga utang Surat Berharga Negara (SBN) antara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Bank Indonesia (BI).

Dia mengatakan kebijakan tersebut justru menimbulkan gangguan antara batasan kebijakan fiskal dan moneter, yang turut dianggap mengikis independensi bank sentral Tanah Air.

"Dari istana gak pernah minta burden sharing sebetulnya, karena itu jelas langsung menghilangkan seolah batas antara fiskal dan moneter," ujar Purbaya dalam acara sarasehan 100 ekonom di Jakarta, dikutip Rabu (29/10/2025).


Dia pun memastikan ke depan otoritas fiskal tidak akan lagi menerapkan skema berbagi beban bunga tersebut, yang pada akhirnya membuat risiko kredibilitas kebijakan moneter terancam.

Kebijakan tersebut, lanjut dia, semestinya hanya dilakukan pada masa-masa krisis parah seperti pandemi Covid-19 lalu, yang juga sekaligus menjadi penerapan awal skema tersebut.