Logo Bloomberg Technoz

Burden Sharing Temporer, Investor Asing Borong Obligasi RI Lagi

Redaksi
02 October 2025 09:46

(Ilustrasi Bond)
(Ilustrasi Bond)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Investor asing kembali berbelanja surat utang terbitan Pemerintah RI atau Surat Berharga Negara (SBN) di pengujung bulan September lalu, di tengah arus jual yang menguat hingga mengantar net sell pemodal global di angka bulanan terbesar sejak 2022 silam.

Kembalinya investor asing memeriahkan perburuan investor akan surat utang negara sampai perdagangan Kamis pagi ini (2/10/2025), mayoritas SUN bergerak turun yield atau imbal hasilnya, mengindikasikan terjadi permintaan beli yang mengerek harga obligasi negara.

Mengutip data Bloomberg realtime, SUN tenor 2Y terpangkas imbal hasilnya 1,2 bps ke level 5,018%, disusul oleh tenor 5Y sebanyak 1,7 bps kini di 5,498%.


Yield tenor 10Y juga turun 1,3 bps kini di 6,317%. Penurunan yield juga dicatat oleh tenor panjang 13Y sebanyak 2,2 bps dan 20Y yang terpangkas 1,1 bps.

Aksi beli investor di pasar surat utang RI yang sudah berlangsung sejak kemarin, terjadi di tengah sentimen pasar global shutdown pemerintahan Amerika Serikat (AS) yang diduga mendorong dana global oportunis memburu aset berimbal hasil tinggi.