Logo Bloomberg Technoz

Likuiditas Rp200 T Belum Dongkrak Kredit Bank, Ini Kata Purbaya

Artha Adventy
23 October 2025 15:15

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat pemaparan APBN Kita di Kantor Kemenkeu,m, Senin (22/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat pemaparan APBN Kita di Kantor Kemenkeu,m, Senin (22/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait laporan Bank Indonesia (BI) soal kinerja pertumbuhan kredit perbankan yang belum signifikan, meski pemerintah telah menggelontorkan likuiditas ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sebesar Rp200 triliun.

Berdasarkan data BI, Kredit perbankan pada September 2025 tumbuh 7,7% secara tahunan (year-on-year/yoy). Persentasenya hanya tumbuh tipis dibanding kenaikan kredit perbankan pada Agustus 2025 yang sebesar 7,56%.

"Mungkin September belum full impact (berdampak penuh) dari uang itu (likuiditas Rp200 triliun), tapi kalau kita lihat dari individual bank naiknya sudah clear. Sebelumnya 7,56% sekarang 7,7% lumayan indikasinya membaik," kata Purbaya, Kamis (23/10/2025).


Dia meyakini ketika dampak likuiditas kas negara yang ditempatkan di Himbara sudah terasa secara penuh, maka seharusnya kinerja kredit perbankan bisa tumbuh mendekati level 10% atau double digit

"Saya harapkan bisa double digit. Kalau September kan memang baru, masih ada dampak kerusuhan yang sebelumnya dan perlambatan ekonomi dalam beberapa bulan sebelumnya," papar Purbaya.