Logo Bloomberg Technoz

Selain fokus pada peningkatan produksi beras, Amran juga menyinggung upaya peningkatan produksi komoditas lain seperti jagung.

Dalam kesempatan tersebut, Amran juga menekankan pentingnya revitalisasi di sektor pupuk, yang disebutnya sebagai "darah" bagi pertanian. Menurutnya, revitalisasi ini adalah tindak lanjut dari rapat terbatas (ratas) yang dipimpin Presiden.

"Beliau [Presiden] menyampaikan, lakukan revitalisasi sektor pupuk. Karena pupuk adalah darahnya pertanian, tanpa pupuk tidak mungkin kita berproduksi," kata Amran.

Instruksi Presiden, kata Amran, adalah untuk mengecek tata kelola pupuk dari hulu ke hilir. Amran menyoroti bahwa sebelum adanya perbaikan regulasi, proses penyediaan pupuk sangat berbelit.

"Dulu harus 12 menteri yang setujui baru pupuk bisa dibedakan. Kemudian yang kedua adalah gubernur seluruh Indonesia harus tanda tangan, 38 gubernur. Tanda tangan, bukan paraf, tanda tangan, baru bisa dikeluarkan," jelasnya.

Bahkan, regulasi lama juga mensyaratkan 514 bupati dan wali kota se-Indonesia harus turut serta dalam penandatanganan, dengan total 145 regulasi yang mengikat.

Berkat Instruksi Presiden, Amran menyebut saat ini regulasi penyaluran pupuk telah disederhanakan secara drastis.

"Atas instruksi Bapak Presiden, melalui regulasi yang dikeluarkan, inpres, itu sekarang dari pertanian ke pabrik-pabrik langsung petani. Petani seluruh Indonesia menikmati," tutupnya.

(ell)

No more pages