Setahun Prabowo-Gibran, Sederet Tantangan Industri Manufaktur RI
Merinda Faradianti
21 October 2025 11:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengamini menghadapi berbagai tantangan dalam membangun sektor manufaktur Indonesia, selama satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
“Selama satu tahun ini, sektor industri menghadapi berbagai tantangan, baik itu dari faktor internal dan eksternal,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, dikutip Selasa (21/10/2025).
Agus mengungkap tantangan yang dihadapi antara lain banjirnya produk impor murah, baik legal maupun ilegal, di pasar domestik. Selanjutnya, produk dari industri di Kawasan Berikat (KB) yang seharusnya untuk ekspor malah dijual di pasar dalam negeri.
Selain itu, dinamika global juga turut mengguncang industri nasional. Termasuk perang Rusia-Ukraina dan konflik Iran-Israel memicu gangguan rantai pasok, lonjakan harga energi, serta perlambatan ekspor. Berikutnya, rantai pasok domestik juga terganggu akibat kebijakan kuota dan kenaikan harga gas industri.
Faktor lainnya adalah muncul tekanan terhadap kebijakan perlindungan industri nasional. Padahal, 80% produk manufaktur Indonesia di pasarkan dalam negeri sehingga kebijakan proteksi penting untuk menjaga 19,6 juta tenaga kerja dan keberlanjutan investasi.





























