Logo Bloomberg Technoz

Dolar Perkasa Walau Pemerintah AS Shutdown, Rupiah Jadi Lemah

Muhammad Julian Fadli
07 October 2025 09:26

Karyawan menghitung uang dolar AS dan rupiah di Jakarta, Jumat (11/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan menghitung uang dolar AS dan rupiah di Jakarta, Jumat (11/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada awal perdagangan hari ini. Faktor eksternal yang kurang kondusif menjadi pemberat langkah mata uang Ibu Pertiwi.

Pada Selasa (7/10/2025), US$ 1 dihargai Rp 16.645 kala pembukaan perdagangan pasar spot. Rupiah terdepresiasi 0,55% dari posisi kemarin.

Seiring perjalanan pasar, depresiasi rupiah melandai. Pada pukul 09:04 WIB, pelemahan rupiah tinggal tersisa 0,16%.


Sementara mata uang utama Asia bergerak variatif cenderung melemah. Rupiah pun menjadi mata uang terlemah kedua di Benua Kuning, hanya lebih baik dari baht Thailand yang terdepresiasi 0,29%.

Mata Uang Asia vs Dolar AS (Sumber: Bloomberg)

Penguatan dolar AS  membuat rupiah sulit berbuat banyak. Kemarin, Dollar Index (yang mencerminkan posisi greenback di hadapan enam mata uang utama dunia) ditutup menguat 0,4% ke 98,107.