Melalui pembiayaan ini, Bank Mandiri juga berkomitmen dapat membantu jutaan pelaku usaha agar terus tumbuh, naik kelas, dan menjadi penopang ekonomi kerakyatan yang tangguh.
Di samping itu, Novita menjelaskan, penyaluran kredit-kredit ini juga turut disalurkan kepada sektor strategis seperti perkebunan dan ketahanan pangan, hilirisasi sumber daya alam dan energi terbarukan, layanan kesehatan, manufaktur, serta kawasan industri.
"Dengan tambahan penempatan dana Kementerian Keuangan sebesar Rp55 triliun, kapasitas pembiayaan Bank Mandiri semakin solid sehingga mampu mengakselerasi sektor-sektor prioritas. Hal ini sejalan dengan komitmen perseroan untuk memperluas inklusi keuangan sekaligus mempererat sinergi dengan program pemerintah," jelasnya.
Adapun Novita turut menegaskan akan memastikan pembiayaan tersalurkan tepat sasaran lewat akselerasi dan sinergi perseroan guna membuktikan perannya sebagai agen pembangunan.
"Bank Mandiri sebagai agen pembangunan tidak hanya mendukung korporasi besar, tapi juga memberdayakan ekonomi kerakyatan sebagai fondasi utama pertumbuhan nasional," pungkasnya.
(prc/roy)






























