Logo Bloomberg Technoz

Pemerintah Tambah Minyak 2L untuk Bantuan Pangan Oktober-November

Merinda Faradianti
06 October 2025 17:00

Pekerja menunjukkan Minyakita di PT Binamas Karya Fausta, Cakung, Jakarta, Rabu (12/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja menunjukkan Minyakita di PT Binamas Karya Fausta, Cakung, Jakarta, Rabu (12/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah akan mulai menyalurkan bantuan pangan ke 18 juta keluarga penerima manfaat (KPM) pada bulan Oktober hingga November 2025 yang akan datang. Program bantuan pangan ini merupakan salah satu dari 17 paket kebijakan ekonomi pemerintah yang digulirkan untuk 2025 dan 2026.

Berbeda dari bantuan sebelumnya, pada periode bantuan ini, pemerintah memutuskan menambahkan dua liter minyak goreng dalam penyaluran paket bantuan pangan.

"Sebagai stimulus ekonomi pada triwulan II, pemerintah telah memutuskan bantuan pangan beras, Minyakita menjadi tambahan bantuan pangan. Akan diberikan sebangak 2 liter bulan terhadap 18,277 juta KPM,” kata Direktur Kewaspadaan Pangan dan Gizi Bapanas, Nita Yulianis, Senin (6/10/2025).


Kata Nita, data KPM itu nantinya akan diambil dari DTSEN atau Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional. Bantuan pangan tersebut akan digelontorkan berupa beras 10 kilogram (Kg) dan minyak goreng 2 liter per bulan.

Sementara itu, untuk realisasi bantuan pangan beras periode Juni-Juli 2025 mencapai 363,959,640 ton atau sekitar 99,57% dengan realisasi unggah dokumen mencapai 82.102 atau 98% set dokumen penyaluran.