Logo Bloomberg Technoz

Lelang yang semula dijadwalkan mulai 14 Oktober selama dua pekan ditunda agar kementerian dapat menilai ulang proses setelah serangkaian hambatan, menurut pejabat METI.

Industri pembangkit angin lepas pantai global tengah tertekan oleh tingginya suku bunga dan biaya bahan baku.

Mitsubishi Corp., salah satu perusahaan terbesar Jepang, pada akhir Agustus menyatakan akan mundur dari sejumlah proyek yang dimenangkan lewat lelang sebelumnya, dengan alasan biaya konstruksi yang melonjak.

Untuk mencapai target pemerintah sebesar 10 gigawatt kapasitas angin lepas pantai pada 2030, Jepang perlu meningkatkan kapasitas sekitar 40 kali lipat dari kondisi saat ini.

Pejabat METI mengatakan lelang berikutnya kemungkinan baru digelar setelah Januari, menyusul pembahasan lebih lanjut oleh dewan tingkat tinggi di bawah kementerian.

Munetomo Ando, profesor di Nihon University sekaligus anggota panel, mengatakan dalam rapat bahwa penting untuk mempertimbangkan kelayakan proyek baru.

Otoritas mungkin perlu merevisi aturan lelang terkait penilaian harga pengadaan maupun syarat lainnya, ujarnya dalam pertemuan yang rekamannya diperoleh Bloomberg.

(bbn)

No more pages