Logo Bloomberg Technoz

ESDM Racik Cara Baru Pengadaan BBM SPBU Swasta, Cegah Langka Lagi

Azura Yumna Ramadani Purnama
03 October 2025 09:20

Tanda 'Maaf Tidak Berfungsi' pada pompa bahan bakar minyak./Bloomberg-David Paul Morris
Tanda 'Maaf Tidak Berfungsi' pada pompa bahan bakar minyak./Bloomberg-David Paul Morris

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengklaim sedang mempersiapan mekanisme baru pengadaan bahan bakar minyak (BBM) untuk operator stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta yang diajukan untuk tahun depan atau 2026.

Dirjen Migas Kementerian ESDM Laode Sulaiman menyatakan mekanisme pengadaan BBM untuk SPBU swasta tersebut akan dirancang seideal mungkin guna menghindari peristiwa kelangkaan BBM di badan usaha (BU) hilir migas swasta kembali terulang.

Nah [pengadaan] tahun depan itu BU swasta sudah kirim permintaannya ke saya. Jadi nanti kami akan rapatkan. Kita akan siapkan suatu mekanisme yang pas, sehingga nanti ke depannya kita tidak menghadapi kondisi-kondisi seperti sekarang,” kata Laode kepada awak media, di BPH Migas, Kamis (2/10/2025).


Laode belum dapat membocorkan mekanisme baru pengadaan BBM untuk SPBU swasta tersebut. Dia juga belum dapat memastikan apakah masih terdapat batas kenaikan impor sebesar 10% yang ditetapkan, atau tidak.

“Wah saya belum bisa bocorkan angkanya [kebutuhan SPBU swasta untuk 2026]. Nanti aja. Namun, intinya kita akan bahas khusus untuk 2026,” tegas Laode.

Warga berjalan dengan latar papan SPBU Shell di Jln. DR. Satrio, Jakarta, Rabu (27/8/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)