Menurut Zulkifli, pemerintah melakukan pemantauan ketat serta memberikan perlindungan bagi pekerja dan masyarakat terdampak. Upaya dekontaminasi di kawasan industri Cikande juga telah dilakukan. “Industri udang nasional tetap aman, sehat, dan berdaya saing,” ujarnya.
Dalam rapat yang dihadiri 24 kementerian/lembaga, Kepala BPOM Taruna Ikrar juga menyampaikan pentingnya menyampaikan fakta dan langkah mitigasi agar isu keamanan pangan tidak berpengaruh pada ekspor Indonesia.
“Keamanan pangan adalah perhatian internasional, dan pemerintah terus berkoordinasi dengan otoritas negara lain,” jelasnya.
Pemerintah juga telah menyampaikan informasi resmi terkait perkembangan kasus ini kepada mitra internasional, termasuk Pemerintah Amerika Serikat dan Badan Atom Dunia (IAEA). Setiap kementerian dan lembaga melaporkan sesuai tugasnya masing-masing untuk memastikan transparansi.
Terkait produk udang beku yang dikembalikan ke Indonesia, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Jika kandungan Cs-137 terbukti melebihi ambang batas, maka produk tersebut akan segera dimusnahkan.
(dec/spt)



























