Investor Asing Borong Saham Rp5 T Bikin IHSG Sentuh Rekor Baru
Muhammad Julian Fadli
29 September 2025 08:59

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham sepanjang pekan kemarin, 22-26 September 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat di rentang zona harga tertinggi. Indeks mencatat penguatan 0,6% secara point–to–point ke posisi 8.099.
Bersamaan dengan keberhasilan IHSG bullish, investor asing amat gencar melangsungkan beli bersih (net buy) mencapai Rp5,05 triliun pada perdagangan saham seluruh pasar. Namun memang, pada pasar reguler investor asing masih net sell sejumlah Rp1 triliun.
Adapun investor asing tercatat net buy saham terbanyak pada emiten PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mencapai Rp396,66 miliar. Sejalan dengan tren pembelian yang signifikan, saham BRMS menguat 10% dalam sepekan ke posisi Rp715/saham.
Berikut 5 saham dengan angka net buy tertinggi oleh investor asing sepanjang perdagangan sepekan 22 – 26 September 2025:
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp396,66 miliar
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp375,26 miliar
- PT Astra International Tbk (ASII) Rp199,74 miliar
- PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp147,11 miliar
- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) Rp118,54 miliar
- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Rp115,94 miliar
- PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp114,88 miliar
- PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp107,37 miliar
- PT Timah Tbk (TINS) Rp107,26 miliar
- PT IndoKripto Koin Semesta Tbk (COIN) Rp90,36 miliar
Pada kesempatan yang sama, investor asing mencatat net sell tertinggi pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp649,35 miliar. Imbas tekanan jual investor asing, saham BBCA melemah 2,24% dalam sepekan di posisi Rp7.625/saham.
Berikut 5 saham dengan angka net sell terbesar oleh investor asing sepanjang perdagangan sepekan 22 – 26 September 2025:
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp649,35 miliar
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp641,94 miliar
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp460,05 miliar
- PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE) Rp216,78 miliar
- PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) Rp123,63 miliar
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp108,95 miliar
- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp108,87 miliar
- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp106,54 miliar
- PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) Rp101,09 miliar
- PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp91,65 miliar


























