Namun, Badan Energi Internasional (IEA) memproyeksi kelebihan pasokan akan mencapai rekor pada 2026 seiring OPEC+ terus meningkatkan produksi dan pasokan dari negara-negara pesaingnya meningkat.
Goldman Sachs Group Inc memperkirakan harga Brent akan turun ke kisaran tengah US$50 per barel tahun depan, meski ada penimbunan stok minyak mentah dari China.
Harga:
- Brent untuk pengiriman November turun 0,9% menjadi US$69,52 per barel pada pukul 08.29 pagi di Singapura.
- WTI untuk pengiriman November turun 1,0% menjadi US$65,08 per barel.
(bbn)
No more pages




























