Logo Bloomberg Technoz

Menanggapi sorotan mengenai petinggi dari Singapore Airlines, Direktur Niaga Garuda Indonesia Reza Aulia Hakim menegaskan bahwa keputusan diserahkan seluruhnya kepada pemegang saham dan pemangku kepentingan. 

“Mengenai hal tersebut kami serahkan sepenuhnya kepada pemegang saham” ujarnya.

Adapun targetnya sampai akhir tahun ini ada tujuh armada tambahan dan saat ini perusahaan masih proses koordinasi dengan lessor agar pengiriman pesawat bisa dipastikan terjadi tahun ini, sehingga bisa digunakan saat peak Natal dan Tahun Baru.

Reza juga menyebut Garuda sedang melakukan kajian untuk mengaktifkan kembali rute-rute lama yang sebelum pandemi terbukti profitable, termasuk penambahan frekuensi penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma.

Sementara untuk kerja sama dengan maskapai asing, Reza menjelaskan Garuda masih dalam tahap evaluasi.

“Ada berbagai skema yang dipertimbangkan, mulai dari special prorate agreement, code share, hingga joint venture. Kami ingin memastikan model bisnis yang tepat dan win-win bagi kedua pihak,” katanya.

Untuk pasar internasional, Reza menegaskan Garuda masih akan lebih banyak fokus pada rute domestik yang dinilai memiliki potensi besar untuk peningkatan pangsa pasar, jadi tidak ada penambahan rute internasional.

(ain)

No more pages