Veto AS ini menggarisbawahi isolasi AS dan Israel atas perang tersebut. Pekan depan, beberapa sekutu AS diperkirakan akan mengakui negara Palestina yang merdeka. Badan PBB pekan ini menetapkan Israel melakukan genosida terhadap warga Palestina di Gaza, menyusul deklarasi bencana kelaparan di wilayah tersebut oleh badan PBB lain pada Agustus.
"Apa yang terjadi di Gaza hari ini sungguh mengerikan," kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres kepada wartawan pada Selasa.
"Kita menyaksikan penghancuran besar-besaran di berbagai permukiman, kini penghancuran sistematis Kota Gaza, kita menyaksikan pembunuhan massal warga sipil dengan cara yang tidak pernah saya ingat dalam konflik mana pun sejak saya menjadi sekretaris jenderal."
Setelah hampir dua tahun pertempuran, sebagian besar wilayah Gaza telah hancur lebur. Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas mengklaim lebih dari 64.000 warga Palestina tewas akibat agresi Israel, yang diawali serangan Hamas terhadap Israel pada Oktober 2023, di mana 1.200 warga Israel tewas.
(bbn)





























