Okupansi Hotel Jakarta Tertekan Imbas Minim Kegiatan Pemerintah
Merinda Faradianti
11 September 2025 11:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Paruh pertama 2025 terjadi tekanan pada kinerja pasar bagi para pelaku hotel di Jakarta. Kombinasi faktor domestik dan internasional menjadi salah satu penyebabnya.
Dari catatan Colliers, hilangnya permintaan dari segmen pemerintah membuat banyak pelaku bisnis hotel mengalihkan fokus ke pasar korporasi, yang kini semakin terfragmentasi dan kompetitif.
Head of Research Colliers Ferry Salanto mengatakan segmen korporasi dan FIT (Free Independent Traveler) memang mencatatkan pertumbuhan, namun belum cukup untuk menutup hampir hilangnya permintaan dari segmen pemerintahan.
“Kinerja hotel di Jakarta menunjukkan peningkatan dari kuartal I ke kuartal II. Namun, tren positif ini belum bisa dianggap sebagai tanda pemulihan penuh sektor perhotelan. Karena permintaan dari pemerintah yang turun masih membebani pasar—menyisakan celah yang belum sepenuhnya dapat ditutup oleh segmen korporasi swasta," katanya, dikutip Kamis (11/9/2025).
Meski begitu, Ferry menyebut bahwa pelaku hotel di Jakarta tetap optimistis menghadapi paruh kedua 2025. Caranya dengan adanya pelonggaran regulasi atau insentif pemerintah yang dapat membantu mendorong permintaan.






























