Jakarta Jadi Provinsi dengan Kasus Depresi dan Cemas Tertinggi
Muhammad Fikri
10 September 2025 16:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - DKI Jakarta mencatat prevalensi gejala depresi dan cemas tertinggi di Indonesia berdasarkan hasil skrining kesehatan jiwa dewasa dan lansia per 15 Agustus 2025.
Data Kementerian Kesehatan menunjukkan dari 83.501 orang yang menjalani skrining di Ibu Kota, 9,3% diduga mengalami gejala depresi dan 7,6% menunjukkan gejala kecemasan.
“Jadi sampai 15 Agustus lalu, penduduk Indonesia yang sudah melakukan CKG untuk keswa [kesehatan jiwa] itu sudah 13 juta. Dan dari sini, ternyata secara nasional kemungkinan terjadinya gejala depresi itu ada sekitar 1%, kemudian cemas itu 0,9%, tetapi yang paling tinggi ada di Jakarta,” kata Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kementerian Kesehatan, Imran Pambudi di Jakarta, Rabu (10/9/2025)
Berdasarkan hasil skrining kesehatan jiwa dewasa dan lansia dalam PKG di 38 Provinsi per 15 Agustus 2025, sebanyak 13,12 juta orang dewasa dan lansia telah menjalani skrining kesehatan jiwa melalui Program Kesehatan Jiwa (PKG), atau setara 6,5% dari sasaran 201,7 juta jiwa. Dari jumlah itu, ditemukan 135.777 orang (1%) dengan kemungkinan gejala depresi dan 118.143 orang (0,9%) dengan kemungkinan gejala kecemasan.
Selain Jakarta, provinsi dengan prevalensi gejala depresi tertinggi adalah Papua sebesar 3,7% dari total 8.463 orang yang menjalani skrining, Kepulauan Riau 3,4% dari total 20.557 yang menjalani skrining, dan Kalimantan Timur 3,3% dari total 56.075 orang yang menjalani skrining.
































