Logo Bloomberg Technoz

Harga Minyak Kedelai Melesat, CPO Ikut Terangkat

Muhammad Julian Fadli
05 September 2025 09:41

Traktor memindahkan hasil panen buah kelapa sawit di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Indonesia, Senin, 20 Juni 2022. (Dimas Ardian/Bloomberg)
Traktor memindahkan hasil panen buah kelapa sawit di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Indonesia, Senin, 20 Juni 2022. (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) bertambah mahal pada perdagangan kemarin. Perkembangan harga minyak nabati lainnya jadi sentimen pendorong bagi CPO.

Pada Kamis (4/9/2025), harga CPO di Bursa Malaysia untuk kontrak pengiriman November ditutup di MYR 4.448/ton. Naik 0,14% dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Harga CPO Menguat (Bloomberg)

Ini sekaligus membuat harga CPO genap menguat dalam satu bulan perdagangan. Selama 20 hari perdagangan berlangsung tersebut, harga melesat 4,51%.


Sepanjang 2025 (year–to–date/ytd), harga CPO sekarang sudah melejit mencapai 8%. Setahun perdagangan, harga CPO lebih mahal 20%.

Dinamika harga minyak nabati pesaing rasanya jadi pendorong bagi CPO. Kemarin, harga Minyak Kedelai di Bursa Dalian (China) Dalian Commodity Exchange mencatatkan kenaikan 0,48%. Sementara di Chicago Board of Trade (Amerika Serikat/AS) menguat 0,14%.