Logo Bloomberg Technoz

Bursa Asia Bervariasi: NIKKEI dan KOSPI Menguat, IHSG Lesu

Muhammad Julian Fadli
04 September 2025 18:05

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan hari ini. Sedang Bursa Asia lainnya melaju variatif (mixed) dengan kecenderungan menguat, berseberangan jauh dengan pasar saham Indonesia

Pada Kamis (4/9/2025) penutupan perdagangan, IHSG terpeleset hingga menempati posisi 7.867,34 dengan pelemahan 0,23% dari posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Penutupan IHSG Sesi II pada Kamis 4 September 2025 (Bloomberg)

IHSG sempat menyentuh level tertinggi 7.899,79. Adapun level terendah pada level 7.855,74 yang sempat terjadi pada perdagangan siang hari tadi.


Total transaksi hari ini mencapai Rp14,09 triliun, dari sejumlah 39,87 miliar saham yang ditransaksikan sepanjang perdagangan. Dengan frekuensi yang terjadi 1,92 juta kali diperjualbelikan.

Sebanyak 260 saham mengalami penguatan, dan ada 398 saham melemah. Sedangkan 147 saham lainnya tidak bergerak alias stagnan.