Logo Bloomberg Technoz

OJK: Sektor Keuangan Stabil di Tengah Dinamika Global & Domestik

Pramesti Regita Cindy
04 September 2025 09:30

Suasana pelayanan kontak 157 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta, Rabu (20/12/2023). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Suasana pelayanan kontak 157 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta, Rabu (20/12/2023). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil di tengah dinamika global dan domestik yang terjadi saat ini.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar memaparkan, International Monetary Fund (IMF), dalam laporan terbarunya, merevisi ke atas proyeksi pertumbuhan ekonomi global sebesar 20 basispoin (bps) menjadi 3% pada 2025 dan 10 bps menjadi 3,1% pada 2026.

"Hal ini didorong oleh front loading (aktivitas awal) menjelang kenaikan tarif serta tarif efektif Amerika Serikat (AS) yang lebih rendah dari rencana awal. Selain itu, terjadi perbaikan kondisi likuiditas global dan kebijakan fiskal yang akomodatif," kata Mahendra dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan, Kamis (4/9/2025). 


Tak hanya IMF, World Trade Organization (WTO) juga memperkirakan perdagangan global 2025 tumbuh 0,9%, lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya yang sebesar -0,2%, terutama lagi-lagi karena peningkatan front loading impor AS.

Dia menjelaskan perkembangan di negara utama menunjukkan kondisi beragam yang mengarah pada peningkatan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter global yang mendukung pasar keuangan serta aliran dana ke pasar negara berkembang, termasuk ke Indonesia.