ESDM Kaji Tambah Volume LPG 3 Kg 2026, Cegah Overkuota Terulang
Azura Yumna Ramadani Purnama
03 September 2025 18:30

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengkaji penambahan kuota volume gas minyak cair atau liquified petroleum gas (LPG) 3 kilogram (kg) bersubsidi untuk 2026, guna mengantisipasi kemungkinan overkuota seperti tahun-tahun sebelumnya.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana mengatakan pada 2026 ESDM sebelumnya mematok kuota 'Gas Melon' sebanyak 8,31 juta ton dengan nilai subsidi sebesar Rp80,3 triliun.
Hal tersebut disampaikan Dadan, merespons permintaan anggota Komisi XII DPR RI agar pemerintah menyiapkan prognosis kebutuhan subsidi LPG 3 Kg demi mencegah overkuota yang kerap terjadi.
Menurut Dadan, berdasarkan perhitungan awal, kuota yang ditetapkan untuk tahun depan memang belum mencukupi sehingga Kementerian ESDM akan membuat prognosis kebutuhan LPG 3 Kg untuk 2026.
“Terutama yang LPG kami catat concern dari bapak semua, untuk prognosis nanti seperti apa. Prognosis kami pada 2025 di angka 8,17—8,3 juta ton,” kata Dadan dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR, Rabu (3/9/2025).































