Logo Bloomberg Technoz

Deretan Saham LQ45 Tercuan Saat IHSG Rebound usai Sempat Jatuh

Muhammad Julian Fadli
03 September 2025 17:45

Pelajar di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pelajar di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pasar Modal Indonesia mengalami guncangan hebat dalam beberapa hari. Setelah terpeleset dua hari perdagangan beruntun–Jumat dan Senin– IHSG berhasil rebound signifikan pada Selasa, dan Rabu hari ini, 2–3 September. Menariknya, saham–saham ini jadi perhatian investor dengan mencatat kenaikan tertinggi.

Rebound cepat IHSG di tengah sikap demonstrasi masyarakat yang meluas hingga menjadi konflik antar kelas, didorong oleh pernyataan Pemerintah yang menenangkan pasar bersamaan dengan kenaikan harga komoditas global.

IHSG Berhasil Rebound dari Tekanan Hebat (Bloomberg)

Dengan sentimen positif stabilitas politik yang mulai berangsur pulih, bersamaan data ekonomi dalam negeri yang solid, pertumbuhan sektor manufaktur, neraca perdagangan yang positif, dan inflasi terkendali, jadi penopang utama rebound IHSG.


Pelemahan IHSG dimulai pada Jumat, seiring dengan kombinasi sentimen negatif, baik dari dalam maupun luar negeri. Pelemahan ini berlanjut pada perdagangan Senin, 1 September. Kala pembukaan, IHSG jatuh amat dalam hingga mencapai 3,51% dalam beberapa menit usai dibuka.   

Melemahnya IHSG pada periode tersebut terutama dipicu oleh gejolak politik dari dalam negeri. Kegiatan demonstrasi yang berlangsung sejak Kamis malam menjadi sentimen utama yang meningkatkan ketidakpastian di mata investor.

Ratusan mahasiswa menggelar demo di depan Gedung Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (29/8/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)