Logo Bloomberg Technoz

LPPOM MUI Ragukan Kehalalan Food Tray MBG Dari China

Dinda Decembria
02 September 2025 13:20

Ilustrasi Majelis Ulama Indonesia (MUI). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Ilustrasi Majelis Ulama Indonesia (MUI). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) angkat bicara terkait food tray Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga mengandung minyak babi.

Dalam siaran pers yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI), isu food tray MBG yang mengandung minyak babi bermula setelah Indonesia Business Post (IBP) mengeluarkan hasil investigasi ke pusat produksi baki untuk pasar global di kawasan industri Chaoshan, Guangdong, China.

Polemik ini bukan hanya menyangkut aspek kehalalan semata, melainkan juga keamanan pangan (thayyib), yang dalam konsep halalan thayyiban merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan.


Untuk itu, auditor halal LPPOM, Prof Dr Nugraha Edi Suryatma menilai penggunaan pelumas dalam proses pembuatan baki (nampan) stainless steel tray impor yang dipakai program MBG menimbulkan keraguan dari aspek kehalalan.

Pakar Kemasan IPB University ini mengungkapkan, proses pembuatan stainless steel tray pada dasarnya terdiri dari beberapa tahap penting. Pertama, dilakukan penyiapan bahan lembaran baja stainless. Setelah itu, bahan dipotong dan dibentuk (stamping atau pressing) sesuai ukuran. Jika dibutuhkan, tray melalui proses pengelasan atau penyambungan.