Logo Bloomberg Technoz

PMI Manufaktur RI Ekspansif, Menperin Wanti-wanti soal Stabilitas

Merinda Faradianti
01 September 2025 17:40

Ilustrasi aktivitas manufaktur. (Sumber: Bloomberg)
Ilustrasi aktivitas manufaktur. (Sumber: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melaporkan Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada Agustus 2025 tumbuh menuju 51,5 poin. 

Angka tersebut naik 2,3 poin dari capaian bulan Juli yang berada di level 49,2. Peningkatan ini mengembalikan posisi PMI ke fase ekspansi setelah lima bulan berturut-turut mengalami kontraksi.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan lonjakan PMI manufaktur Indonesia didorong oleh bertambahnya pesanan baru, baik itu dari pasar domestik maupun ekspor, serta juga meningkatnya aktivitas produksi.


“Kami menyambut baik laporan PMI manufaktur bulan Agustus ini yang menunjukkan adanya pemulihan kinerja manufaktur nasional," kata Agus dalam keterangannya, Senin (1/9/2025).

Secara teknikal, penguatan PMI pada Agustus 2025 ditopang oleh meningkatnya pesanan baru (new orders) yang melonjak dari 48,3 pada Juli menjadi 52,3 atau naik 4,0 poin.