Logo Bloomberg Technoz

Korban Tewas Gempa Bumi Afghanistan Bertambah Jadi 610 Orang

News
01 September 2025 16:10

Ilustrasi gempa bumi. (Soichiro Koriyama/Bloomberg)
Ilustrasi gempa bumi. (Soichiro Koriyama/Bloomberg)

Eltaf Najafizada dan Tim Smith - Bloomberg News

Bloomberg, Gempa bumi kuat mengguncang Afghanistan timur pada Minggu malam dan menewaskan ratusan orang, menjadikannya bencana paling mematikan dalam lebih dari dua tahun terakhir.

Jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 610 orang hingga Senin (1/9) siang, sementara lebih dari 1.300 orang lainnya dilaporkan terluka, kata juru bicara pemerintah, Abdul Mateen Qani. Guncangan paling parah dirasakan di Provinsi Kunar yang berbatasan langsung dengan Pakistan, serta wilayah sekitarnya. Getaran gempa juga terasa kuat di sejumlah kota di Provinsi Khyber-Pakhtunkhwa, Pakistan, menurut siaran stasiun televisi Geo TV.


Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat gempa terjadi pada pukul 23.47 waktu setempat dengan magnitudo 6,0. Pusat gempa berada sekitar 27 kilometer timur laut Jalalabad, ibu kota Provinsi Nangarhar, dengan kedalaman sekitar 8 kilometer.

Afghanistan berada di jalur patahan seismik tempat Lempeng India dan Eurasia bertemu, menjadikannya salah satu negara paling rawan gempa di Asia. Guncangan kerap melanda wilayah timur dan timur laut, di mana rumah-rumah dari bata lumpur mudah runtuh dan upaya penyelamatan sering terhambat oleh medan pegunungan serta infrastruktur yang buruk.

Titik gempa bumi Afghanistan. (Sumber: Bloomberg)