Logo Bloomberg Technoz

Aset Perbankan Syariah per Juni 2025 Rp967 Triliun, Tumbuh 7,8%

Pramesti Regita Cindy
27 August 2025 11:10

Ilustrasi Ekonomi Syariah & Kreativitas (Envato)
Ilustrasi Ekonomi Syariah & Kreativitas (Envato)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total aset perbankan syariah Indonesia per Juni 2025 sebesar Rp967,33 triliun, tumbuh 7,83% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp897,11 triliun.

Hal ini tercantum dalam laporan OJK bertajuk Snapshot Perbankan Syariah pada Juni 2025, dikutip Rabu (27/8/2025).

Total aset ini juga lebih besar dibanding pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 6,57% (month-to-date/mtd) yakni Rp942,71 triliun. OJK menilai peningkatan tersebut turut mendorong naiknya pangsa pasar (market share) perbankan syariah sebesar 10 basispoin (bps) menjadi 7,41% secara tahunan maupun bulan sebelumnya yakni 7,31%.


"Di sisi lain, pertumbuhan perbankan syariah juga lebih tinggi dari perbankan nasional maupun konvensional," jelas OJK dalam Snapshot Perbankan Syariah pada Juni 2025.

Lebih lanjut dari sisi komposisi, aset tersebut terdiri dari Bank Umum Syariah (BUS) Rp653,89 triliun naik dari bulan sebelumnya yang mencapai Rp636,47 triliun. Dengan detail share aset sampai dengan Juni 2025 terhadap nasional untuk Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) 1 sebesar 23,98%, KBMI 2 2,26%, dan KBMI 3 41,35%.