Apa Boleh Buat, Dolar Terlalu Kuat
Muhammad Julian Fadli
26 August 2025 17:04

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah tidak berhasil keluar dari himpitan dolar AS, Selasa (26/8/2025) malah terbenam lebih lemah dari yang sudah berlangsung sepanjang perdagangan hari ini.
Pada Selasa (26/8/2025), US$ 1 dihargai Rp 16.295 di penutupan erdagangan pasar spot. Mata uang Tanah Air terdepresiasi 0,26% dibanding posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya, berdasarkan data Bloomberg.
Sentimen negatif dari pasar global masih membuat rupiah tidak leluasa dan justru terseret pelemahan yang semakin dalam, di tengah gerak valuta Asia yang juga sama melemah.
Penantian rilis data inflasi utama Amerika Serikat (AS) yang dicemaskan pasar dapat mengganggu jalannya pemangkasan suku bunga acuan Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed), membuat pasar mengambil langkah hati–hati dalam menerjang aset emerging market.
Semula, rupiah berhasil membuka perdagangan di pasar spot dengan pelemahan tipis. Namun, rupiah berulang gagal menembus Rp 16.255/US$ dan hasilnya tutup perdagangan ini rupiah justru lebih lesu mencapai Rp 16.295/US$ hingga sempat menyentuh Rp 16.300/US$ siang tadi pukul 14.28 WIB.


























