Logo Bloomberg Technoz

HSBC Swiss Hentikan Layanan bagi 1.000 Klien Kaya Timur Tengah

News
25 August 2025 12:50

HSBC (Sumber: Bloomberg)
HSBC (Sumber: Bloomberg)

Dinesh Nair, Ben Stupples dan Jan-Henrik Förster - Bloomberg News

Bloomberg, HSBC Holdings Plc melalui unit private banking di Swiss memutuskan hubungan dengan sejumlah klien kaya asal Timur Tengah, termasuk banyak yang memiliki aset lebih dari US$100 juta. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya bank untuk mengurangi paparan terhadap individu yang dianggap berisiko tinggi, menurut sumber yang mengetahui kebijakan tersebut.

Lebih dari 1.000 klien asal Arab Saudi, Lebanon, Qatar, dan Mesir termasuk dalam daftar yang diberitahu tidak lagi bisa menggunakan layanan manajemen kekayaan (wealth management) HSBC di Swiss. Beberapa klien disebut sudah mulai menerima pemberitahuan, dan dalam beberapa bulan ke depan akan mendapat surat resmi penutupan akun yang juga menyarankan mereka untuk mempertimbangkan transfer ke yurisdiksi lain.


“HSBC mengumumkan rencana pada Oktober tahun lalu untuk merombak Grup demi mempercepat pencapaian strategi. Sebagai bagian dari itu, kami mengembangkan fokus strategis Private Bank Swiss kami,” demikian pernyataan resmi HSBC melalui email.

Perombakan ini dilakukan di tengah sorotan ketat dari otoritas pengawas perbankan Swiss, Finma. Lembaga tersebut sebelumnya menemukan bahwa HSBC Private Bank gagal melakukan uji tuntas secara memadai pada akun-akun berisiko tinggi milik individu dengan jabatan politik (politically exposed persons/PEP). Proses penutupan akun diperkirakan rampung dalam enam bulan, dengan tim khusus disiapkan HSBC untuk menangani transisi ini.