Sepertinya pelaku pasar tengah mengambil sikap wait and see. Satu yang ditunggu adalah bocoran soal arah kebijakan moneter AS dalam acara simposium tahunan bank sentral Federal Reserve di Jackson Hole, Wyoming.
Investor menunggu sinyal pelonggaran moneter dari Gubernur Jerome ‘Jay’ Powell. Namun dengan inflasi yang agak ‘memanas’, ada pula yang berpandangan The Fed akan lebih hati-hati dan konservatif.
Mengutip CME FedWatch, peluang penurunan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4-4,25% dalam rapat The Fed bulan depan adalah 81,9%. Ini menjadi yang terendah dalam sebulan terakhir.
Ini karena pasar sepertinya masih gamang, dengan kemungkinan Federal Funds Rate bertahan di 4,25-4,5% kian besar. Kini peluangnya menjadi 18,1%.
“Pasar ragu apakah The Fed akan bersikap dovish atau malah tidak ada pivot (pembalikan) sama sekali,” ujar Kyle Rodda, Senior Market Analyst di Capital.com yang berbasis di Melbourne (Australia), seperti dikutip dari Bloomberg News.
(aji)




























